Panduan Sesi Paralel (Hybrid)

Panduan Sesi Paralel (Hybrid)

Sesi paralel dalam Seminar Nasional ini diselenggarakan secara hibrida (hybrid) untuk memfasilitasi pemakalah baik yang hadir secara langsung di lokasi maupun yang berpartisipasi secara daring. Berikut adalah panduan dan ketentuan teknis pelaksanaan sesi paralel:

1. Ketentuan Waktu Presentasi

  • Setiap pemakalah (presenter) diberikan waktu total 10 sampai 12 menit, rinciannya terdiri dari 8 menit pemaparan materi dan 3 hingga 4 menit sesi tanya jawab/diskusi.
  • Moderator ruangan berhak memotong pemaparan jika waktu presentasi telah melebihi batas yang ditentukan demi menjaga ketepatan jadwal acara.

2. Persiapan Materi dan Paparan (Slide Presentasi)

  • Slide presentasi disiapkan dalam format rasio 16:9 menggunakan Microsoft PowerPoint (.pptx) atau PDF.
  • Isi slide sebaiknya memuat: Judul, Pendahuluan singkat, Metode, Hasil dan Pembahasan utama, serta Kesimpulan.
  • Bagi pemakalah daring, disarankan menggunakan fitur Share Screen dengan koneksi internet yang stabil dan memastikan mikrofon berfungsi dengan baik sebelum sesi dimulai.

3. Tata Tertib Pelaksanaan Sesi Paralel

  • Peserta dan pemakalah daring diwajibkan bergabung ke dalam ruang virtual (video conference link) 10 menit sebelum sesi paralel dimulai dan mengubah nama akun dengan format: [Nomor Ruangan] _ [Nama Lengkap Pemakalah].
  • Kamera perangkat diharapkan aktif selama pemaparan berlangsung (khusus bagi pemakalah).
  • Sesi tanya jawab dipandu oleh moderator ruang; peserta atau penonton dapat mengajukan pertanyaan melalui fitur kolom obrolan (chat) atau dengan menekan tombol Raise Hand.

4. Sertifikat Pemakalah

Sertifikat sebagai pemakalah akan didistribusikan secara digital kepada peserta yang hadir dan menuntaskan sesi presentasi hingga tuntas melalui tautan yang dibagikan oleh panitia di akhir rangkaian kegiatan seminar nasional.